Kamis, 02 Januari 2014

SELAMAT



Ujian akhir kelas 3 SMEA-ku sudah di depan mata, sungguh hari-hari yang penuh dengan berbagai rasa. Khawatir nilai tidak bagus, senang hampir lulus, bingung setelah ini akan kemana, sedih karena akan banyak perpisahan.

Seiring berjalannya waktuku selama tiga tahun ini, ada satu hal yang membuatku semakin cinta akan sekolah ini, aku merasa semakin dekat dengan Tuhan. Kelas yang terbagi dua karena agama. Candaan guru yang notabene punya kekuasaan terhadap murid yang agamanya berbeda. Candaan seorang teman tentang agamanya sendiri kepada temannya yang beda agama. Menarik.

Perbedaaan agama antar murid dengan murid, murid dengan guru, dan guru dengan guru yang jelas terbelah dua ternyata membuatku semakin mencintai sekolah ini dan semakin mencintai Tuhanku.

Sehingga genaplah niatku untuk menggunakan hijab.

Mamaku menangis terharu, karena sudah sedari kecil memintaku menggunakan hijab.

Teman-temanku yang se-agama senang dan mendukung.

Teman-temanku yang tidak se-agama terkejut namun tetap dengan senyum, tentunya setelah tiga tahun kebersamaan yang kami lalui.

Guru-guru juga tampak tersenyum ketika mengajar melihat perubahanku.

Dan tak akan ku lupakan, seorang guru yang kini telah tiada, yang berbeda agama dengan ku, berasal dari Sumatera Utara juga terlihat senang dengan perubahan penampilanku. Dia adalah guru yang biasanya sedikit bercanda tentang agama di kelas, karena aku seorang murid aku cukup diam dan terima.

Pak Guru tersebut terkejut dengan penampilan baruku dan menghampiriku sambil menyodorkan tangannya dan berkata “selamat ya Len sudah pakai kerudung, jadi lebih baik lagi ya”, aku tertegun sejenak lalu tersenyum dan menyambut tangannya sambil berucap “terimakasih Pak”.

Sungguh indah.

 

Leha

1 komentar: